Jumat, Juli 28, 2006

Jerawatan setelah Menikah


Pak toto, baru 6 bulan ini saya menikah tapi beberapa bulan terakhir muncul jerawat dan komedo di wajah saya. Sebelum nikah saya jarang sekali berjerawat, kalaupun ada jerawat itu hanya 1-2 menjelang haid. Sejak dulu saya memang bermasalah dengan komedo tapi dengan facial rutin komedo bisa bersih dan wajah tidak bermasalah.

Setelah menikah jerawat dan komedo tumbuh dengan subur. Awalnya saya pikir karena saya ganti bedak tapi walaupun telah kembali ke bedak lama tapi jerawat tetap saja ada. Saya lalu facial rutin seperti biasa tapi jerawat dan komedo semakin menjadi, meninggalkan bekas hitam di wajah. Sudah 2 minggu ini saya pakai obat dan kosmetik. Dari dokter kulit tapi tampaknya juga tidak menunjukkan perubahan.

Kata teman itu kemungkinan karena perubahan hormon setelah menikah. Apa itu benar, Pak Toto? Adakah obat herba yang dapat saya konsumsi untuk menyelesaikan masalah saya ini. Jerawat ini membuat saya tidak percaya diri apalagi suami juga menanyakan kenapa wajah saya bisa seperti ini.

Terima kasih atas pencerahannya.

DD

Jawaban

Waalaikumsalam Wr. Wb.

Saudari Diah Yth.,

Betul, bahwa jerawat itu dipengaruhi oleh perubahan hormon di dalam tubuh. Namun, sebenarnya ada faktor lain selain hormon, misalnya tekanan psikologis (stres), faktor keturunan, cuaca yang panas, makanan berlemak dan lain-lain.

Pada dasarnya, jerawat mempunyai tiga jenis dan setiap jenis memerlukan terapi yang berbeda-beda. Jenis komedo, biasa disebut dengan jerawat batu. Jerawat jenis komedo timbul karena pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka disebut juga sebagai blackhead, terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam, yang berubah warna karena teroksidasi oleh udara.

Komedo yang tertutup atau whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat, sehingga hanya terlihat seperti tonjolan putih kecil-kecil di bawah kulit. Jerawat jenis ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit yang menumpuk dan menutup sel-sel kulit sehingga terjadi penyumbatan.

Sedangkan jenis jerawat biasa, lebih mudah dikenal dengan tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan, yang terjadi karena pori-pori yang tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri. Bakteri ini dapat berasal dari permukaan kulit, waslap, kuas make-up, jari tangan atau pesawat telepon.

Kebersihan kulit merupakan cara terampuh untuk mencegah timbulnya jerawat. Jika jerawat di wajah, terapi wudhu lima kali sehari bisa mengurangi kadar minyak di wajah. Wudhu jika dilakukan dengan benar, tidak hanya sekedar membasahi wajah dengan air, tapi juga dengan melakukan sedikit massage ke arah telinga bisa memperkuat otot dan mempekecil pori-pori wajah.

Produk HPA untuk mengatasi jerawat adalah Bedak Jasmin, Bedak Tompo Hitam, Teh Herba dan Coscinium Plus. Bedak Jasmin yang terbuat dari herba Ficus carlicarpa (pohon tengkuk biawak), merupakan bahan aktif yang dapat mengatasi jerawat. Bila di wajah terdapat flek hitam akibat jerawat yang pecah, bisa menggunakan Bedak Tompo Hitam untuk menghilangkannya.Cara penggunaannya, bedak Jasmin dicampur dengan air dan digunakan seperti memakai masker selama 1 jam lalu dibilas dengan air hangat.

Sedangkan bedak Tompo Hitam berfungsi untuk menghilangkan flek hitam di wajah. Penggunaan bedak Tompo Hitam dilakukan setelah memakai bedak Jasmin dan cara penggunaannya pun sama.

Sedangkan Teh Herba dan Coscinium Plus membantu mempercepat penyembuhan dari dalam dengan cara diminum. Teh Herba bisa mengurangi produksi kelenjar lemak dan menyeimbangkan hormon, sedangkan Coscinium berfungsi mengurangi sel-sel mati dan mengendalikan radang serta bakteri atau jamur yang menjadi pemicu tumbuhnya jerawat. Cara mengonsumsi, Coscinium Plus diminum 2 kapsul pagi dan sore, 30 menit sebelum makan. Bisa diminum bersama Teh Herba yang telah diseduh di cangkir, ditutup, lalu diminum ketika hangat.

Tidak ada komentar: