Tampilkan postingan dengan label ruqyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ruqyah. Tampilkan semua postingan

Rabu, Februari 07, 2007

Apakah Jin atau Setan Dapat Mengganggu Kandungan?

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pak Ustadz, ada beberapa pertanyaan yang mengganjal bagi saya:

1. Apakah jin atau setan dapat mengganggu janin/kandungan? Ada kasus, isteri teman saya sedang hamil tua, entah karena apa tiba-tiba kandungannya mengilang dan perutnya tidak dalam keadaan membesar.

2. Usia pernikahan kami sudah menginjak 5 tahun dan hingga saat
ini kami belum dikaruniai anak. Apakah jin dapat mengganggu proses pembuahan dalam kandungan. Isteri saya apabila malam hari dan ketika akan mengerjakan shalat selalu terasa sakit di sekitar kepalanya.

Jazzakallah.

Wassalamu'alaikum,

Zainal

Jawaban

Wa'alaikumsalaam wr. wb.

Saudara Zainal, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa iblis bersumpah untuk menyesatkan anak cucu Adam, maka sangat mungkin iblis dan setan menggoda manusia dan membuat manusia sengsara kapan dan di mana saja. Khusus untuk masalah janin yang berada di dalam kandungan, memang banyak informasi dari masyarakat tentang kandungan yang hilang. Beberapa pasien yang datang ke Ghoib juga mengeluhkan atau mengalami hal yang serupa.

Peristiwa ini dapat kita tarik dari doa yang diajarkan Rasulallah saw, yaitu doa apabila seseorang ingin bercampur dengan pasangannya: Allahumma jannibmasy-syaithan wa jannibisy-syaithan maarazaqtanaa. Artinya, "Ya Allah, jauhkanlah kami dari syaithan dan jauhkanlah syaithan agar tidak mengganggu apa yang Engkau rizkikan kepada kami. "

Permohonan orang yang mau berhubungan dengan pasangannya, adalah meminta agar dilindungi dari syaithan. Artinya, sangat spesifik doanya, dia meminta perlindungan dari syaithan untuk sepasang suami isteri itu, yang akan Allah rizkikan berupa keturunan. Ketika doa ini dianjurkan, maka akan melindungi pasangan muslim ketika melakukan ibadah tersebut.

Jadi sangat mungkin syaithan tersebut mengganggu manusia sejak melakukan hubungan suami isteri.

Apakah syaithan dapat mengganggu janin? Dalam surat 17 ayat 64, "Dan hasunglah siapa yang kami sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan berjanjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaithan kepada mereka melainkan tipuan belaka."

Oleh karena itu, tirulah apa yang dilakukan oleh keluarga Imran ketika hamil Maryam, ia bernazar kepada Allah, agar kelak anaknya lahir bisa menjadi pelayan masjid Allah SWT. Artinya, orangtua harus rajin beribadah dan berdoa, untuk mengharapkan kebaikan janinnya.

Saya mendoakan, semoga Allah SWT memberikan keturunan. Berdoa dan memohonlah kepada Nya, kalaupun anda belum diberikan keturunan, InsyaAllah dalam waktu dekat akan diberikan keturunan.

Sakit kepala pada waktu tertentu, merupakan indikasi gangguan jin. Untuk itu, lakukanlah ruqyah, karena kita juga menjumpai dari beberapa kasus orang-orang yang terhalang dari kehamilan, disebabkan gangguan jin. Bahkan ada kista rahim yang penyebabnya adalah gangguan jin, dan setelah diruqyah, alhamdulillah hilang dan bisa hamil mendapatkan keturunan.

Kalau anda telah melakukan terapi ruqyah, lakukanlah juga pemeriksaan medis, mungkin ada petunjuk dari medis.

Mudah-mudahan anda dan isteri sehat, jangan lupa berdoa dan bacalah serta resapilah surat Maryam dari ayat 1 dan seterusnya. Perbanyaklah sholat malam, semoga Allah SWT memberikan keturunan kepada anda. Wallahualam.

Wassalaamu'alaikum wr. wb.

Ayah Saya Percaya Perkataan Jin Penghuni Keris

Assalamu'alaikum wr. wb.

Hampir 2 tahun yang lalu ada keluarga datang membawa 2 buah keris, yang katanya penghuninya muslim. Sampai sekarang orang tua saya (terutama ayah saya) percaya dengan perkataan jin yang ada di dalam keris itu.

Misalnya saja beberapa waktu lalu adik saya melamar kerja, dan jin tersebutt memberitahu ayah saya jika ingin adik saya diterima kerja maka harus mengeluarkan sejumlah uang (jutaan) untuk disumbangkan ke beberapa masjid. Karena ayah saya sangat percaya maka iapun sampai berhutang demi menuruti jin tersebut dan demi adik saya. Pada akhirnya adik saya tidak diterima kerja dan hutang ayah saya menumpuk.

Saya tahu percaya perkataan jin itu tidak benar, saya sudah berusaha memberitahu tapi tidak berhasil apakah ayah saya sudah dirasuki jin? Bagaimana cara menolongnya, karena saya merasakan sejak adanya keris itu keluarga kami tidak pernah tenang? Saya mohon sekali jawabannya. Terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Fina

Jawaban

Wa'alaikumsalaam wr. wb.

Saudari Fina, yang terjadi pada bapak anda bisa jadi bukan kemasukan jin, tapi ini merupakan keyakinan yang mendasar yang dimiliki oleh orangtua anda. Apalagi di masyarakat kita, bila jin itu mengaku jin muslim, maka sudah pasti dianggap benar. Ini menjadi satu pelajaran yang serius bagi masyarakat, dan untuk membentengi masyarakat dari hal-hal seperti ini memang tidak mudah. Apalagi yang mempercayai hal itu adalah orangtua, biasanya apapun masukan yang diberikan oleh anak, tidak begitu saja bisa diterima.

Tapi, harus tetap anda usahakan. Anda harus meyakinkan orangtua anda melalui cara lakukan pendekatan dan menyampaikan masukan yang benar dan baik. Yang menentukan sebuah hasil bukanlah manusia, dan juga bukan jin. Tetapi, semua adalah kehendak dan kuasa Allah SWT.

Jin tidak lebih hebat dari manusia. Jin disejajarkan dengan manusia di dalam Al-Quran hanya untuk beribadah. Artinya, manusia dan jin itu sejajar dalam posisinya untuk beribadah, sebagai makhluk dan bukan sebagai pencipta, juga bukan sesuatu yang harus ditaati dan dituruti.

Masalah kerja diterima atau tidak? Hal ini berkaitan dengan rezeki. Rezeki itu ghoib sifatnya, keghoiban itu tidak mungkin diketahui oleh siapapun termasuk jin. Dalam surat Al-Jin ayat 26-27 dinyatakan, hanya Allah yang mengetahui yang ghoib. Allah tidak menampakan keghoiban pada siapapun, kecuali yang Allah ridhoi yaitu Rasulullah.

Mengenai pengakuan jin, bahwa ia adalah jin muslim, menimbulkan tanda tanya bagi kita. Karena jin itu, seperti yang dikatakan Nabi saw., sifat dari setan dan jin adalah pendusta besar. Jadi dari mana kita bisa meyakini bahwa jin tersebut adalah jin muslim. Kecuali kita bisa mengetahui data-data yang otentik, tapi hal itu tidak mungkin. Kalau sekedar pengakuan, siapapun bisa mengaku muslim.

Kalau sekedar membaca syahadat atau membaca Al-Quran, itu juga bisa dilakukan oleh non muslim, jin pun sama. Kalaupun pengakuannya benar bahwa jin itu muslim, pasti jin itu bukan jin yang baik. Karena manusia dan jin telah dipisahkan kehidupannya, masing-masing bertanggungjawab kepada Allah SWT. Jadi keduanya tidak boleh masuk ke dunianya masing-masing.

Dalam surat Al-Jin ayat 6 menyatakan, bahwa sesungguhnya sebagian manusia bekerjasama dengan sebagian jin, itu menambah kesesatan. Padahal antara manusia dengan jin tertutup kerjasamanya. Untuk kita anda harus menjelaskan hal ini kepada orangtua anda. Jangan lupa, merubah keyakinan seseorang, sama artinya merubah hati orang. Merubah hati sangat tidak mudah, karena hati kita bukan kita yang punya. Nabi saw mengatakan, bahwa hati manusia itu sesungguhnya ada di antara jari-jari Allah, artinya hanya Allah yang bisa membolak-balikkan hati manusia.

Tidak ada yang gratis pada dunia setan, kalaupun sekarang jin itu memberikan bantuan. Kita khawatir suatu saat nanti, jin itu akan meminta upah. Wallahualam.

Cara Menghilangkan Penglihatan Ghaib

Assalammu'alaikum wr.wb

Pak Ustadz, ada yang ingin ditanyakan karena masih mengganggu dalam pikiran saya. Saya bekerja di Tangerang dan kos di sana, sedangkan keluarga (isteri dan anak saya di Bandung). Minggu lalu, setelah saya kembali ke tempat kos di Tangerang, saya rasakan tempat kos saya itu ada sesuatu yang aneh, dan malam harinya seperti mimpi atau tidak tetapi dengan jelas sekali saya melihat sesuatu hal yang menakutkan sekali. Sepertinya itu adalah setan yang coba mengganggu saya, dan keesokan harinya saya sampai coba untuk menginap di tempat teman yang jaraknya agak jauh dari tempat kos. Sepulang dari tempat kerja, karena sudah masuk Maghrib, saya langsung shalat dan membaca Al-Qur'an dan dilanjutkan pada saat Isya juga. Dan ternyata karena saya yakin Allah SWT lebih hebat dari segalanya, saya jadi tidak takut, tapi namanya manusia ada saja perasaan takut meskipun tidak setakut hari kemarinnya.

Perlu Pak Ustadz ketahui, sejak kecil dulu saya suka diberikan penglihatan dan perasaan secara ghoib, jadi bisa melihat dan merasakan sesuatu hal yang ghoib, sampai umur saya yang 30 tahun ini juga tetap hal itu tidak bisa hilang. Memang dulu pernah sewaktu sekolah mempelajari hal-hal ghoib tapi diperlukan untuk melakukan pengobatan, karena saya suka kasihan melihat orang orang yang sakit, terutama teman-teman yang kenal.

Saya lakukan dengan dzikir biasa yaitu dzikir setelah shalat, dan menggunakan tenaga dalam juga, dan alhamdulillah (mungkin) karena Allah SWT juga banyak yang tersembuhkan dari penyakitnya.

Tapi justru sekarang ini saya merasa terganggu. Saya sudah tidak mau lagi berurusan dengan hal itu, setelah saya menikah saya coba lebih dekat lagi dengan Allah SWT, dengan cara shalat dan mengaji, hal ini dilakukan lebih lagi pada saat saya jauh dengan anak dan isteri.

Pernah saya diberitahukan, untuk menghilangkan hal - hal seperti itu membaca surat Al-Fatihah sebanyak 500x dan sudah dilakukan, tapi rasanya perasaan saya malah lebih peka lagi terhadap hal seperti itu.

Pak Ustadz, bagaimana caranya dan adakah do'a nya agar saya tidak diberikan penglihatan dan perasaan seperti itu lagi? Terus terang saja, saya sangat takut atas siksa dan azab Allah SWT yang sangat pedih. Dan apakah saya perlu di ruqyah juga. Mohon bantuan dari Pak Ustadz.

Terima kasih.

Hamba Allah

Jawaban

Wa'alaikumsalaam wr. wb.

Mudah-mudahan dapat menjadi pelajaran bagi yang lainnya, karena apa yang anda alami menjadi satu bukti nyata, bahwa apapun yang dilakukan oleh seseorang, meskipun dengan dalih yang benar yaitu untuk menolong dan mengobati orang lain, kalau cara yang digunakannya salah, maka akan menimbulkan efek yang negatif bagi yang diobati ataupun yang mengobati. Oleh karena itu, janganlah bermain-main dengan dunia jin, cukuplah ini menjadi pelajaran bagi anda dan yang lainnya.

Bermain-main dengan dunia jin, cepat atau lambat jin tersebut akan meminta bayarannya. Dengan keterusterangan anda ini, semoga Allah SWT melindungi anda dan mengampuni. Ini merupakan satu kesadaran yang luar biasa, jadi anda harus istiqomah. Yang pertama anda harus lakukan adalah anda harus mempunyai niat yang kuat untuk membuang semua ilmu yang anda miliki untuk mengobati orang tersebut. Tidak boleh ada rasa sayang sedikitpun untuk menghilangkannya.

Kedua, mempelajari tauhid yang benar dan Islami.

Ketiga, anda jangan mencari pengobatan yang salah. Apa yang anda lakukan bisa menjadi pelajaran bagi yang lainnya, di mana anda diperintah untuk membaca al-Fatihah 500 kali. Membaca surat al-Fatihah memang tidak menjadi masalah, karena Al-Fatihah merupakan bagian dari Al-Qur'an. Masuk dalam firman Allah, bahwa kami turunkan Al-Qur'an sebagai obat. Tetapi, batasan 500 kali itulah yang menjadi masalah. Anda sendiri telah membuktikan dengan sangat nyata, bahwa ternyata setelah anda membacanya sebanyak 500 kali, membuat anda semakin tajam penglihatan dan perasaan anda terhadap hal-hal yang ghoib.

Ini merupakan bukti nyata bahwa ada pelanggaran dari cara yang salah. Untuk itu langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah anda harus melakukan ruqyah syar'iyyah, baik dengan cara mempelajari sendiri ruqyah syar'iyyah tersebut atau anda mempelajarinya dengan orang lain. Lakukanlah ruqyah yang benar, jangan sampai anda terperosok lagi, agar apa yang anda alami dapat segera selesai.

Dengan ruqyah syar'iyyah, anda akan banyak mendapatkan bacaan dari al-Qur'an, juga doa-doa yang diajarkan Nabi saw, untuk menghilangkan ilmu-ilmu yang anda miliki. Yang paling penting dari itu semua adalah taubat anda dari semua kesalahan di masa lalu, mudah-mudahan Allah SWT akan membantu anda, utnuk menghilangkan ilmu-ilmu tersebut. Wallahualam.